infoSumbar
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
No Result
View All Result
infoSumbar
No Result
View All Result

Mari Cek, Seberapa Ketergantungan Anda Pada Ponsel

04 Desember 2015 - 16:21 WIB
in Lifestyle, Tekno & Sains
Huda Putraby Huda Putra
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Twitter
Ilustrasi Nomophobia

Ilustrasi Nomophobia

Ilustrasi Nomophobia
Ilustrasi Nomophobia (Int.)

Perkembangan ponsel  dan media sosial dalam beberapa tahun belakang membuat banyak diantara kita yang sulit lepas dari dua hal tersebut. Hal tersebut kadang tampak dari kondisi psikologis saat ketika ponsel tidak berada dalma genggaman tangan

Hal ini membuat beberapa akademisi dari Iowa State University, Amerika melihat telah muncul sebuah gejala baru di mana orang tak hanya panik ketika tak menggenggam ponsel, mereka ketakutan, dari level biasa sampai luar biasa.

Sebuah studi yang dilakukan UK Post Office mendefinisikan mereka yang mengalami peristiwa seperti ini disebut telah terjangkit Nomophobia sebuah akronim dari “No Mobilephone Phobia”.

“Nomophobia mengacu pada fobia di era modern di mana kehidupan kita terkesampingkan oleh interaksi antara manusia dengan informasi lewat mobile dan teknologi komunikasi, khususnya produk smartphone,” jelas Caglar Yildirim, peneliti dari Iowa State University agak mendetil.

Tim Iowa State University kemudian melakukan identifikasi dengan membuat semacam diagnosa kepada siapapun yang mengalami gejala seperti di atas lewat penilaian personal (self appraisal).

IKLAN

Caranya cukup sederhana. Mereka membuat kuisioner berisi 20 pertanyaan. Masing-masing dilengkapi dengan tujuh level pilihan. Langkah selanjutnya adalah membuat kluster tingkat keparahan Nomophobia. Kuisioner ini telah diujicobakan ke lebih dari 300 responden.

BACA JUGA :   Dari Riset hingga Eksekusi Bisnis, Galaxy Z Fold7 Hadirkan Solusi Produktivitas Berbasis AI

Anda mau coba? Silakan. Hanya yang dilihat adalah ketergantungan pada game dan fitur-fitur yang paling sering ia gunakan. (Chip/Is)

Nilai:
1. Sangat Tidak Setuju
2. Tidak Setuju
3. Kurang Setuju
4. Setuju
5. Cukup Setuju
6. Sangat Setuju
7. Sangat Sangat Setuju

 

1. Saya akan merasa tidak nyaman tanpa akses yang terus-menerus untuk memperoleh berbagai informasi melalui smartphone saya.
2. Saya akan kesal jika saya tidak bisa mendapat informasi pada smartphone ketika saya ingin memperolehnya.

3. Karena tidak bisa mendapatkan hal yang saya inginkan di smartphone saya akan merasa panik.

4. Saya akan kesal jika saya tidak bisa menggunakan smartphone dan / atau kemampuannya ketika saya ingin melakukannya.

5. Kehabisan baterai di smartphone saya akan membuat saya panik.

6. Jika saya kehabisan pulsa atau mencapai batas penggunaan paket data bulanan, saya akan panik.

7. Jika mendapati sinyal buruk atau tidak bisa terhubung ke Wi-Fi, maka saya terus akan memeriksa untuk melihat apakah saya mendapatkan sinyal atau bisa menemukan jaringan Wi-Fi.

8. Jika saya tidak bisa menggunakan smartphone saya, saya akan takut tidak bisa terhubung ke orang lain atau melakukan hal yang biasa saya kerjakan.

BACA JUGA :   Galaxy S25 FE Tawarkan Pendekatan Baru Persiapan Interview Berkat Integrasi Gemini AI

9. Jika saya tidak bisa mengecek smartphone saya untuk sementara waktu, saya akan merasa keinginan untuk mengeceknya.

Lanjutkan ke pertanyaan berikut, jika saya tidak membawa ponsel atau tertinggal;
10. Saya akan merasa cemas karena saya tidak bisa langsung berkomunikasi dengan keluarga dan / atau teman-teman saya.

11. Saya akan khawatir karena keluarga dan / atau teman-teman saya tidak bisa menghubungi saya.

12. Saya akan merasa gugup karena saya tidak akan dapat menerima pesan teks dan panggilan.

13. Saya akan cemas karena saya tidak bisa tetap berhubungan dengan keluarga dan / atau teman-teman saya.

14. Saya akan gugup karena saya tidak bisa tahu kondisi seseorang yang sangat tergantung kepada saya.

15. Saya akan merasa cemas karena koneksi saya terus-menerus untuk keluarga saya dan teman-teman akan terganggu.

16. Saya akan galau karena saya akan terputus dari komunitas online saya.
17. Saya akan tidak nyaman karena saya tidak bisa tetap up-to-date dengan media sosial dan jaringan online.

18. Saya akan merasa canggung karena saya tidak bisa mengecek pemberitahuan untuk pembaruan koneksi dan jaringan online.

BACA JUGA :   Dari Riset hingga Eksekusi Bisnis, Galaxy Z Fold7 Hadirkan Solusi Produktivitas Berbasis AI

19. Saya akan merasa cemas karena saya tidak bisa memeriksa pesan email saya.

20. Saya akan merasa aneh karena saya tidak tahu apa yang harus dilakukan.

 

ANALISA NILAI

20: Sama Sekali Tidak  Terkena  Nomophobia.

Anda memiliki hubungan yang sangat sehat dengan perangkat Anda dan  tidak ada masalah jika saling terpisah.
21-60: Nomophobia Ringan.

Anda akan sedikit gelisah ketika Anda lupa bawa ponsel selama sehari atau terjebak di suatu tempat tanpa WiFi, tetapi tingkat kecemasan tidak terlalu besar.
61-100: Nomophobia Sedang.

Anda cukup lekat ke perangkat Anda. Anda sering memeriksa up date saat Anda sedang berjalan atau berbicara dengan teman, dan Anda sering merasa cemas ketika Anda terputus. Tampaknya Anda mulai perlu melakukan detoks digital.
101-140: Nomophobia Parah.

Anda hampir tidak dapat pergi untuk waktu 60 detik tanpa memeriksa telepon Anda. Ini hal pertama yang Anda lihat di pagi hari dan yang terakhir di malam hari, dan mendominasi sebagian besar kegiatan Anda. Mungkin sudah saatnya untuk  melakukan intervensi serius dari pihak lain, misalnya orang tua atau bahkan psikolog.

Tags: KetergantunganNomophobiaSmartphone

Related Posts

Galaxy S25 FE Tawarkan Pendekatan Baru Persiapan Interview Berkat Integrasi Gemini AI

Galaxy S25 FE Tawarkan Pendekatan Baru Persiapan Interview Berkat Integrasi Gemini AI

27 November 2025
Dari Riset hingga Eksekusi Bisnis, Galaxy Z Fold7 Hadirkan Solusi Produktivitas Berbasis AI

Dari Riset hingga Eksekusi Bisnis, Galaxy Z Fold7 Hadirkan Solusi Produktivitas Berbasis AI

25 November 2025
Samsung SmartThings, Solusi Satu Aplikasi untuk Semua Perangkat Smart Home

Samsung SmartThings, Solusi Satu Aplikasi untuk Semua Perangkat Smart Home

10 November 2025
UNIQLO Resmi Hadir di Ranah Minang, Toko Pertama di Padang Dibuka 31 Oktober 2025

UNIQLO Resmi Hadir di Ranah Minang, Toko Pertama di Padang Dibuka 31 Oktober 2025

29 Oktober 2025
Kolaborasi Teknologi dan Gaya Hidup: Prilly dan Andy Ceritakan Pengalaman dengan Galaxy Z Flip7 & Fold7

Kolaborasi Teknologi dan Gaya Hidup: Prilly dan Andy Ceritakan Pengalaman dengan Galaxy Z Flip7 & Fold7

24 Oktober 2025
Samsung Dorong Anak Muda Indonesia Wujudkan Solusi Inovatif Lewat STEM dan AI

Samsung Dorong Anak Muda Indonesia Wujudkan Solusi Inovatif Lewat STEM dan AI

22 Oktober 2025

Berita Terkini

  • All
  • Berita Pilihan
  • Nasional
  • Sumbar

Belanja Tidak Terduga Tanggap Darurat Kota Padang Dikucurkan Sebesar Rp2,82 Miliar

Menkes RI Kunjungi Lubuk Minturun, Walikota Padang: Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Harus Terpenuhi

Liga 4 2025/26: Seleksi Pemain PSP Dimulai, Ketua Umum Amril Amin: Bangun Tim Untuk Menjadi Pemenang

Kisah Heroik TRC Semen Padang dan Tim Gabungan: Selamatkan Warga Koto Tuo Pauh dari Terjangan Arus Batang Kuranji

Usai Kecelakaan Beruntun, Arus Lalin Solok-Padang Malam ini Masih Buka Tutup

Banjir, Longsor, dan Galodo Terjang Tanah Datar: 3.347 Jiwa Terdampak, 3.405 Mengungsi 

Berita Populer

  • Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Kampung Gelapung Dipengungsian Kekurangan Logistik Hingga Dapur Umum

    Sejumlah Daerah di Sumbar Dilanda Banjir dan Tanah Longsor, Tiga Wilayah Ini Terparah

    508 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Masih Dihantam Hujan, Masyarakat Sumbar Wajib Perketat Kewaspadaan

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Makin Parah! Hujan Tiada Henti Mengguyur Sumbar hingga Saat ini

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satu Terjun ke Jurang Saat Hujan Lebat

    486 shares
    Share 194 Tweet 122
  • Contact
  • Redaksi
  • Visi dan Misi
  • Contact Us
  • About Us
  • Pedoman Media Siber

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022