Terjaring operasi yustisi, masih banyak yang tidak patuhi protokol kesehatan

infoSumbar.net, Pasaman (29/04/2021) Sekitar 1.400 orang di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) terjaring operasi razia yustisi COVID-19 akibat tidak memakai masker di daerah itu.

“Mereka tidak memakai masker saat mengendarai sepeda motor dan mobil,” kata Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi di Lubuk Sikaping, Kamis.

Mereka terkena razia sejak Oktober 2020 hingga April 2021, namun sampai saat ini operasi yustisi tetap berjalan.

BACA JUGA :   Padang Panjang Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Guru Tingkat Provinsi Sumatera Barat

Ia mengatakan adapun sanksi sosial yang telah diberikan kepada masyarakat yakni membersihkan rumput di fasilitas umum sekitar tempat razia yustisi serta ada juga yang membayar denda berupa uang.

Uang denda itu dimasukkan ke kas Daerah Pemerintahan Kabupaten Pasaman sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

BACA JUGA :   Gubernur Sumbar: Butuh Uang Sebanyak 3,5 Triliun untuk Bangkitkan Perekonomian

Ia menjelaskan Tim gabungan operasi razia yustisi COVID-19 terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP Kabupaten Pasaman.

Lokasi tempat melakukan razia operasi yustisi dilakukan ditempat lokasi berbeda-beda.

Himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman mulai dari pasar-pasar hingga ke tingkat Camat sampai jorong.

Selain himbauan, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat juga dilakukan demi pencegahan penyebaran COVID-19.

BACA JUGA :   Tragedi Berdarah di Sela Acara Musik Pesta Pernikahan, Satu Orang Tewas Kena Tusuk

Ia berharap kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan memakai masker karena COVID-19 kita tidak tahu kapan berakhirnya.

Pewarta : Septria Rahmat
Editor: Hendra Agusta
Kantor Berita ANTARA 2021
IKLAN

Related Posts