infoSumbar
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
No Result
View All Result
infoSumbar
No Result
View All Result

175 negara tanda tangani Perjanjian Paris

24 April 2016 - 19:17 WIB
in Internasional
NewsRoomby NewsRoom
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Twitter
175 negara tanda tangani Perjanjian Paris

Pemimpin dari 175 negara termasuk negara penyumbang polusi terbesar di dunia, Cina dan Amerika Serikat menandatangi Perjanjian Paris terkait perubahan iklim (climate change) di General Assembly Hall PPB di New York pada 22 April 2016.

Langkah ini menjadi sebuah harapan besar dalam melawan pemanasan global.

Presiden Prancis Francois Hollande merupakan pemimpin pertama yang menandatangani perjanjian tersebut diikuti oleh negara kepulauan yang menerima dampak langsung dari perubahan iklim.

Sekretaris AS Jhon Kerry datang ke podium dengan menggendong seorang gadis kecil berusia 2 tahun dan mengundang sambutan hangat dari para delegasi yang turut hadir dalam acara yang bersejarah ini.

Diadakan tepat dengan peringatan Hari Bumi, acara ini dihelat empat bulan setelah proses perundingan yang dilaksanakan di Paris dan menandai sebuah langkah kedepan yang mengikat negara-negara untuk turut mengurangi emisi gas rumah kaca.

IKLAN

“Ini adalah sebuah momen bersejarah,” Sekjen PBB Ban Ki-moon mengungkapkan dalam sambutannya.

“Hari ini anda sedang menandatangani sebuah perjanjian dengan masa depan.”

Negara-negara yang belum menandatangani perjanjian ini, masih mempunyai waktu setahun untuk menandatanganinya. Fokus saat ini adalah bagaimana meratifikasi perjanjian paris dan melaksanakannya sebelum tenggat waktu 2020.

Cina dan Amerika Serikat mengungkapkan bahwa mereka akan meratifikasi Perjanjian Paris dalam tahun ini, berkemungkinan di akhir 2016 atau awal 2017. Perdana Menteri Canada Justin Trudeau menyebutkan, dia akan meminta perlemen pada bulan depan untuk mendukung kesepakatan ini.

Cina, salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia, mengumumkan akan “menyelesaikan prosedur domestik” untuk meratifikasi Perjanjian Paris sebelum KTT G-20 di Cina pada bulan September.

Kerry mengatakan Amerika Serikat “benar-benar berniat untuk bergabung” dengan perjanjian tahun ini. Analis mengatakan bahwa jika perjanjian mulai berlaku sebelum Presiden Barack Obama meninggalkan kantor pada bulan Januari, itu akan menjadi lebih rumit untuk penggantinya untuk menarik diri dari kesepakatan karena itu akan mengambil empat tahun untuk melakukannya di bawah aturan perjanjian .

Setidaknya 15 negara atau perwakilan, yang kebanyakan mereka adalah negara kepulauan secara resmi hadir dan telah selesai meratifikasi ke PBB. “Beberapa mungkin berkomentar ini hanya sebuah langkah kecil. Kita butuh untuk membuatnya besar,” Perdana Menteri dari Polynesian Island of Tuvalu, Enele Sosene Sopoaga.

Disetujui oleh 195 negara, Perjanjian Paris menyepakati tujuan dari pembatasan 2 derajat celcius (3,6 derajat farenheit) diatas level pre-industri. Suhu rata-rata global telah meningkat hampir 1 derajat celcius. Tahun lalu adalah rekor terpanas.

Negara-negara yang belum mengindikasikan ikut menandatangani perjanjian tersebut mencakup beberapa produsen minyak terbesar di dunia, termasuk Arab Saudi, Irak, Nigeria dan Kazakhstan, kata World Resources Institute.

Sumber: AP, Strait Times, CNA dan mercurynews

Tags: earth daylingkunganperjanjian paris

Related Posts

Faterna Unand Himpun Ilmuwan Dunia Lewat ICCBS 2025, Bahas Inovasi Peternakan Berkelanjutan

Faterna Unand Himpun Ilmuwan Dunia Lewat ICCBS 2025, Bahas Inovasi Peternakan Berkelanjutan

05 November 2025
UNP All Star Hadapi UPSI Malaysia dalam Laga ASEAN Sport Connection, Rabu Sore Ini

UNP All Star Hadapi UPSI Malaysia dalam Laga ASEAN Sport Connection, Rabu Sore Ini

22 Oktober 2025
Heboh! Foto Prabowo di Baliho Konten Propaganda Israel

Heboh! Foto Prabowo di Baliho Konten Propaganda Israel

29 September 2025
Petugas Siaga di Masjidil Haram, PPIH Pastikan Layanan Jemaah Aman dan Nyaman

Petugas Siaga di Masjidil Haram, PPIH Pastikan Layanan Jemaah Aman dan Nyaman

22 Mei 2025
Bus Shalawat Gratis Antar Jemaah Haji ke Masjidil Haram 24 Jam Nonstop, Ini Titik Keberangkatannya!

Bus Shalawat Gratis Antar Jemaah Haji ke Masjidil Haram 24 Jam Nonstop, Ini Titik Keberangkatannya!

13 Mei 2025
Pakar Ekonomi Unand Nilai Kebijakan Ekonomi Tarif untuk Alihkan Perhatian Terhadap Gaza

Pakar Ekonomi Unand Nilai Kebijakan Ekonomi Tarif untuk Alihkan Perhatian Terhadap Gaza

14 April 2025

Berita Terkini

  • All
  • Berita Pilihan
  • Nasional
  • Sumbar

Irjen Gatot Tri Suryanta: Tidak Ada Libur, Seluruh Personel Dikerahkan Tangani Banjir

PT Semen Padang Serahkan Bantuan Penanganan Bencana Senilai Rp210 Juta ke Gubernur Sumbar

Banjir Surut, Ratusan Pengungsi di Kampung Gelapung Sudah Kembali ke Rumah

Polda Sumbar Terima Bantuan Logistik untuk Penanganan Bencana

Inilah Detik-Detik Rem Blong, Truk CPO Sebabkan Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Panorama II Padang

Tujuh Jenazah Korban Banjir Bandang Padang Panjang Kembali Ditemukan di Aliran Sungai Kayutanam

Berita Populer

  • Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Sejumlah Daerah di Sumbar Dilanda Banjir dan Tanah Longsor, Tiga Wilayah Ini Terparah

    508 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Masih Dihantam Hujan, Masyarakat Sumbar Wajib Perketat Kewaspadaan

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Makin Parah! Hujan Tiada Henti Mengguyur Sumbar hingga Saat ini

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satu Terjun ke Jurang Saat Hujan Lebat

    487 shares
    Share 195 Tweet 122
  • Contact
  • Redaksi
  • Visi dan Misi
  • Contact Us
  • About Us
  • Pedoman Media Siber

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022