infoSumbar
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
No Result
View All Result
infoSumbar
No Result
View All Result

Cadangan Minyak RI 27 Miliar Barel, Kini Tinggal 3,7 Miliar Barel

05 September 2015 - 11:43 WIB
in Ekonomi & Bisnis
NewsRoomby NewsRoom
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Twitter
Cadangan Minyak RI 27 Miliar Barel, Kini Tinggal 3,7 Miliar Barel

ilustrasi (livetradingnews)

ilustrasi (livetradingnews)
ilustrasi (livetradingnews)

Indonesia pernah punya cadangan terbukti (proven reserve) minyak bumi sampai 27 miliar barel. Tapi, sebagian besar cadangan tersebut sudah dikuras dan tersisa 3,7 miliar barel.

“Apakah kita negara kaya minyak? Kita pernah punya cadangan terbukti 27 miliar barel, tapi sudah diproduksi 22,9 milyar barel, sisanya tinggal 3,7 miliar barel,” paparnyakata Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Elan Biantoro, dalam Media Gathering Total E&P di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (5/9/2015).

Dengan cadangan terbukti yang ada sekarang, produksi minyak Indonesia hanya akan bertahan selama kurang lebih 10-11 tahun, karena setiap tahun, jumlah minyak yang diproduksi adalah 360 juta barel.

BACA JUGA :   Bermula Bantu Ekonomi Keluarga, Beginilah Sepenggal Perjalanan Dua UMKM Perempuan di Kota Padang

Indonesia memang masih memiliki cadangan potensial (potensial reserve) yang tinggi hingga 43,7 miliar barel minyak, namun butuh eksplorasi untuk membuktikan cadangan tersebut.

Sementara eksplorasi sulit dilakukan, karena kebanyakan cadangan potensial tersebut berada di wilayah-wilayah yang sulit dieksplorasi, misalnya di lautan dalam. “Kita masih punya potensial reserve, masih harus dicari 43,7 miliar barel. Ini lebih susah dan lebih dalam tempat-tempatnya,” ungkapnya.

IKLAN

Karena itu, perlu berbagai upaya dari pemerintah untuk mendorong investasi di bidang hulu migas, terutama dengan mempermudah perizinan untuk eksplorasi migas, misalnya dengan pengurusan izin 1 pintu. “Kami usulkan ada one door stop service. Negara harus hadir dan berada di depan untuk melancarkan investasi eksplorasi migas,” kata Elan.

BACA JUGA :   BPS Sumbar Gandeng Pemangku Ekonomi Siapkan Sensus Ekonomi 2026

Pada kesempatan itu, Elan mengungkapkan keheranannya dengan keinginan pemerintah Indonesia untuk bergabung kembali dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) alias organisasi negara-negara eksportir minyak.

Indonesia pernah bergabung di OPEC hingga 2003 saat produksi minyak bumi masih melimpah dan lebih tinggi dibanding konsumsi di dalam negeri. Namun, saat ini Indonesia sudah bukan lagi negara kaya minyak.

BACA JUGA :   Pertamina Lubricants Gelar Pelatihan Product Knowledge dan Entrepreneurship untuk Siswa SMK Muhammadiyah I Padang Melalui Program TJSL Enduro Home Service

Produksi minyak bumi Indonesia tahun ini tak sampai 800.000 barel per hari, sehingga harus impor minyak sekitar 800.000 barel per hari juga karena konsumsi di dalam negeri sudah 1,6 juta barel per hari.

Elan beseloroh, harusnya Indonesia bergabung di ‘OPIC’ alias negara-negara pengimpor minyak, bukan OPEC.

“Sekarang kita produksi (minyak bumi) sudah turun terus, nggak tahu kok malah mau ngelamar jadi anggota OPEC, kalau ‘OPIC’ baru bisa. Dulu produksi kita pernah 1,6 juta barel per hari, sekarang tinggal setengahnya,” kata Elan.

-detik

Tags: harga minyakminyak

Related Posts

Pertamina Lubricants Gelar Pelatihan Product Knowledge dan Entrepreneurship untuk Siswa SMK Muhammadiyah I Padang Melalui Program TJSL Enduro Home Service

Pertamina Lubricants Gelar Pelatihan Product Knowledge dan Entrepreneurship untuk Siswa SMK Muhammadiyah I Padang Melalui Program TJSL Enduro Home Service

27 November 2025
BPS Sumbar Gandeng Pemangku Ekonomi Siapkan Sensus Ekonomi 2026

BPS Sumbar Gandeng Pemangku Ekonomi Siapkan Sensus Ekonomi 2026

25 November 2025
Bermula Bantu Ekonomi Keluarga, Beginilah Sepenggal Perjalanan Dua UMKM Perempuan di Kota Padang

Bermula Bantu Ekonomi Keluarga, Beginilah Sepenggal Perjalanan Dua UMKM Perempuan di Kota Padang

24 November 2025
Ulang Tahun ke-58, Indosat Perkuat Komitmen Hadirkan AI Lebih Inklusif

Ulang Tahun ke-58, Indosat Perkuat Komitmen Hadirkan AI Lebih Inklusif

21 November 2025
Gusti Candra Raih Achievement Motivation Person 2025

Gusti Candra Raih Achievement Motivation Person 2025

19 November 2025
Bank Nagari Raih Paritrana Award 2024 Sumbar sebagai Terbaik I Usaha Skala Besar

Bank Nagari Raih Paritrana Award 2024 Sumbar sebagai Terbaik I Usaha Skala Besar

18 November 2025

Berita Terkini

  • All
  • Berita Pilihan
  • Nasional
  • Sumbar

Belanja Tidak Terduga Tanggap Darurat Kota Padang Dikucurkan Sebesar Rp2,82 Miliar

Menkes RI Kunjungi Lubuk Minturun, Walikota Padang: Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Harus Terpenuhi

Liga 4 2025/26: Seleksi Pemain PSP Dimulai, Ketua Umum Amril Amin: Bangun Tim Untuk Menjadi Pemenang

Kisah Heroik TRC Semen Padang dan Tim Gabungan: Selamatkan Warga Koto Tuo Pauh dari Terjangan Arus Batang Kuranji

Usai Kecelakaan Beruntun, Arus Lalin Solok-Padang Malam ini Masih Buka Tutup

Banjir, Longsor, dan Galodo Terjang Tanah Datar: 3.347 Jiwa Terdampak, 3.405 Mengungsi 

Berita Populer

  • Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Kampung Gelapung Dipengungsian Kekurangan Logistik Hingga Dapur Umum

    Sejumlah Daerah di Sumbar Dilanda Banjir dan Tanah Longsor, Tiga Wilayah Ini Terparah

    507 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Masih Dihantam Hujan, Masyarakat Sumbar Wajib Perketat Kewaspadaan

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Makin Parah! Hujan Tiada Henti Mengguyur Sumbar hingga Saat ini

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satu Terjun ke Jurang Saat Hujan Lebat

    486 shares
    Share 194 Tweet 122
  • Contact
  • Redaksi
  • Visi dan Misi
  • Contact Us
  • About Us
  • Pedoman Media Siber

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022