Infosumbar.net – Kecamatan Junjung Sirih, menjadi salah satu kecamatan yang terdampak parah akibat banjir bandang dan longsor. Dua nagari yakni Muaro Pingai dan Paninggahan terisolasi akibat akses jalan yang putus total.
Untuk itu, bantuan logistik kepada warga diantarkan melalui boat lewat jalur Danau Singkarak.
“BPBD Kabupaten Solok melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Sat Brimob Kompi C Dharmasraya Polda Sumbar pada Jumat, (28/11/2025) menyerahkan bantuan menggunakan perahu lewat Danau Singkarak,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Masrizal
Tak hanya itu, petugas juga mengevakuasi warga, melakukan penyerahan bantuan darurat, serta monitoring langsung ke kawasan terdampak bencana.
“Dalam kegiatan ini, petugas mengevakuasi warga, membantu pemindahan barang penting, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Tim gabungan juga menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak,” ucapnya.
Sementara itu, Dandim 0309/Solok Letkol Kav Sapta Raharja, menyiapkan personel lengkap dengan alat berat untuk membuka akses jalur Muaro Pingai.
Di tengah akses jalur darat yang terputus total, pemerintah bersama TNI dan pemerintah nagari memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi.
Pendistribusian makanan untuk warga terdampak di Muaro Pingai dan Paninggahan telah dilakukan menggunakan boat milik Dandim 0309/Solok dan perahu dari Wali Nagari Kacang.
Dengan bantuan boat tersebut, logistik makanan dapat disalurkan melalui jalur danau agar masyarakat tidak kelaparan dan tetap bisa mengonsumsi makanan yang telah didistribusikan.
Bantuan tersebut disalurkan secara terkoordinir melalui Camat Junjung Sirih, yang memastikan setiap dusun terdampak menerima suplai pangan sesuai kebutuhan.
Sejumlah perahu tambahan juga disiagakan di Dermaga Singkarak, ditopang oleh bantuan dari Dinas Sosial yang turut tersedia di lokasi. (Ayi)








