infosumbar.net – Lebih dari sepuluh ribu warga di nagari Anduriang, Kecamatan 2X11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman masih terisolasi akibat dampak bencana Hidrometeorologi yang melanda wilayah itu.
Warga tidak bisa keluar dari daerahnya, karena akses utama berupa jembatan yang melintasi aliran Sungai Batang Anai roboh diterjang banjir bandang.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedi Azis (JKA) menyampaikan, hingga hari ini tidak ada kases jalan menuju nagari tersebut akibat ambruknya jembatan.
“lebih kurang empat ribu kk atau sepuluh ribu warga masih terisolasi di daerah itu,” tutur JKA saat menyambangi jembatan yang ambruk, Sabtu (29/11).
Meski demikian pihaknya memastiakn bahwa kebutuhan dasar warga yang terisolasi telah terpenuhi, dan saat ini tim gabungan masih berupaya membuka akses warga agar dapat keluar dari isolasi.
“Kalo kebutuhan dasar, seperti makanan dan logistik masih aman, kita telah mensuplai semua kebutuhan dasar warga,” tukasnya.
Belasan jembatan dan puluhan jalan di wilayah Padang Pariaman dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat dalam beberapa waktu belakngan ini.
Akibat bencana tersebut ribuan rumah warga terdampak. (*)








