infosumbar.net – Jalan darurat di kawasan Lembah Anai yang akan dikebut pembangunannya oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dalam waktu sepekan diprioritaskan hanya untuk kendaraan ringan yang mengangkut anak sekolah dan kendaraan darurat seperti ambulance, SAR.
PPK 1.1 Sumatera Barat Aris Syamsu saat diwawancara di lokasi pengerjaan jalan di Mega Mendung, Sabtu (29/11) menegaskan, jalur yang dibangun tersebut tidak bisa dilewati untuk umum apalagi kendaraan berat.
“Hanya untuk kendaraan ringan dan darurat,” terangnya, Sabtu (29/11).
Untuk itu, masyarakat dihimbau bersabar hingga jalan permanen dilokasi yang terdampak bencana banjir bandang tersebut hingga rampung dibangun.
Hingga hari ini pekerjaan memperbaiki jalan dilokasi terdampak terus dikebut, sejumlah alat berat terlihat dilokasi jalan yang putus total membersihkan materail ditempat jalan yang terbam tersebut.
Sebelumnya, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat meneargetkan jalan darurat untuk menyambungkan akses jalan lintas Sumatera di kawasan Mega Mendung, Kaupaten Agam, Sumatera Barat rampung dalam sepekan.
Hal tersebut disampaikan oleh PPK 1.1 Sumatera Barat Aris Syamsu saat diwawancara di lokasi pengerjaan jalan di Mega Mendung, Sabtu (29/11).
Dikatakannya, dalam menyikapi situasi terkini, dan pentingnya akses Jalinsum di kawasan lembah anai sebagai jalur utama yang menghubungkan beberpa wilayah di Sumatera Barat, maka pihaknya menargetkan penyelsaian jalur darurat pada minggu depan.
“Untuk kondisi saat ini kita membuat skema perbaikan jalan tanggap darurat dan permanen. Untuk masa tanggap darurat kita targetkan selesai dalam seminggu,” tuturnya.
Dia menyampaikan, jalur darurat yang rampung dibangun nantinya tidak dibuka untuk umum. Otoritas akan memberikan akses transportasi kepada mobilisasi anak sekolah dan kendaraan gawat darurat seperti ambulance.
“Akses yang dapat digunakan untuk anak sekolah dan ambulance. Untuk umum belum bisa digunakan hingga jalur permanen selesai diperbaiki,” jelasnya.
Terkait masa waktu penyelsaian jalan permanen di lokasi tersebut, pihaknya menargetkan penyelesaian pembangunan jalan jalan yang rusak di beberapa titk dilokasi tersebut sebelum pergantian tahun.
“Kita targetkan di akhir desember ini jalur permanen selesai dibangun, tapi itu tergantung situasi cuaca juga,” ujarnya. (*)








