infosumbar.net – Pasokan air bersih di Kabupaten Padang Pariaman lumpuh akibat rusaknya insfratruktur di wilayah itu. Akibatnya belasan rumah warga tidak bisa dialiri air bersih.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedi Azis (JKA) menyampaikan, bencana hidrometeorologi yang melanda Padang Pariaman dalam beberapa waktu terkahir telah merusak lebih dari 70 persen insfrastruktur PDAM yang mengaliri rumah warga.
“Dari informasi yang disampaikan dirut PDAM 70 persen infrastruktur saluran air rusak parah akibat banjir. Hingga hari ini air bersih belum bisa dialiri ke rumah rumah warga,” tuturnya saat diwawancara saat meninjau jembatan anduring di Kayutanam, Sabtu (29/110.
Untuk mengatasi permasalahan ini, pihak PDAM tengah berusaha memperbaiki saluran agar secepatanya air bersih dapat kembali mengaliri rumah warga.
Ditempat yang sama, JKA juga menyampaikan, damapak bencana hidrometeorologi juga memyebabkan dua nagari di Kabupaten Padang Pariaman belum bisa dialiri listrik, karena jaringan PLN rusak parah di daerah itu.
Disampaikannya juga, lebih dari sepuluh ribu warga di nagari Anduriang, Kecamatan 2X11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman masih terisolasi.
Warga tidak bisa keluar dari daerahnya, karena akses utama berupa jembatan yang melintasi aliran Sungai Batang Anai roboh diterjang banjir bandang.
“lebih kurang empat ribu kk atau sepuluh ribu warga masih terisolasi di daerah itu,” tutur JKA saat menyambangi jembatan yang ambruk, Sabtu (29/11). (*)








