infosumbar.net – Upaya membantu warga yang terdampak banjir bandang dan longsor di Kota Padang terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui Posko AGA Peduli yang menyalurkan paket sembako pada Jumat dan Sabtu, 28–29 November 2025.
Bantuan ini berasal dari Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi (Fraksi PAN, Dapil Sumbar 1) yang disalurkan langsung oleh Anggota DPRD Sumbar Indra Dt Rajo Lelo dan Daswanto, dari Fraksi PAN DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Penyaluran 1000 paket sembako pada Jum’at (28/11/2025) dilakukan di beberapa titik terdampak yakni Aie Dingin dan Lori di kawasan Lubuk Minturun (Koto Tangah) dan Kampung Berok (Nanggalo)
Disusul pada Sabtu (29/11/2025) di Gadung, Koto Panjang Ikua Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah. Sebanyak lebih 450 paket sembako disalurkan di Posko Pengungsian, kampus Akademi Maritim Sapta Taruna.
Indra Dt Rajo Lelo mengatakan pendistribusian bantuan yang diserahkannya bersama Daswanto adalah amanah yang harus tersampaikan ke warga terdampak.
“Posko AGA Peduli menyalurkan amanah Ibu Athari untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor. Kondisi di lapangan cukup memprihatinkan sehingga bantuan makanan menjadi kebutuhan paling mendesak,” ujar Indra.
Ia menyebut bahwa pihaknya bergerak cepat usai menerima laporan dari pengurus posko dan masyarakat setempat. Indra menambahkan bahwa pendekatan langsung ke warga adalah langkah penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin bantuan hanya berhenti di posko. Kami pastikan paket sampai langsung ke rumah dan posko pengungsian agar warga betul-betul menerima manfaatnya,” katanya menegaskan.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar Daswanto yang turut mendampingi Indra Dt Rajo Lelo proses penyaluran mengatakan bahwa bantuan ini diprioritaskan setelah melihat langsung situasi di lapangan.
“Kami turun ke Aie Dingin, Lori, Berok, hingga KPIK. Kondisinya cukup berat, terutama bagi warga yang tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. Kebutuhan pokok menjadi hal yang paling dibutuhkan saat ini,” jelasnya.
Menurut Daswanto, koordinasi yang dilakukan dengan pihak kelurahan dan RT/RW sangat membantu proses pendataan serta memetakan kelompok warga yang mengalami dampak paling serius.
“Kami berkoordinasi dengan lurah, RT, dan pengurus posko agar bantuan tersalurkan secara merata. Ini bagian dari upaya kami memastikan masyarakat terlayani dengan baik dalam masa darurat ini,” ungkapnya.
Daswanto juga menyampaikan salam dari Athari Gauthri yang belum bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat korban bencana.
“Ibu Athari menjadwalkan akan ke sini (Sumatera Barat) tanggal 4-5 Desember untuk melihat langsung berbagai lokasi,” ujarnya.
Menurut Daswanto, pihak Posko AGA Peduli juga tengah mendata keperluan lain selain sembako, seperti kebutuhan pakaian dan lain-lainnya.
Lurah Koto Panjang Ikua Koto (KPIK) Ardi Desril menyampaikan terima kasih atas dukungan yang datang dari Posko AGA Peduli.
“Terima kasih kepada Ibu Athari yang telah peduli kepada masyarakat kami. Di KPIK, warga yang terdampak berada di RW 04, yaitu RT 01 sebanyak 250 KK, RT 02 sebanyak 200 KK, dan RT 03 sebanyak 500 KK,” ungkap Ardi.
Ardi juga menerangkan bahwa untuk menampung warga yang rumahnya terendam, pihak kelurahan bersama masyarakat membuka dua posko pengungsian.
“Ada dua posko, Kampus Akademi Maritim dan satu lagi di Masjid Al Hijrah,” sebutnya.
Salah satu warga yang menerima bantuan turut mengungkapkan rasa syukur kepada AGA Peduli dan Athari Gauthi Ardi. Katanya, bahwa banjir datang cukup cepat sehingga banyak barang yang tidak sempat diselamatkan.
“Terima kasih kepada Ibu Athari dan tim AGA Peduli. Bantuan ini sangat kami butuhkan karena dapur kami belum bisa digunakan. Semoga bantuan seperti ini terus berlanjut sampai kondisi membaik,” ucapnya.








