infoSumbar
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
No Result
View All Result
infoSumbar
No Result
View All Result

LDII Ingatkan Kemerosotan Moral Ancam Nilai-Nilai Kebangsaan

31 Desember 2024 - 19:41 WIB
in Nasional
Adril MYby Adril MY
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Twitter
LDII Ingatkan Kemerosotan Moral Ancam Nilai-Nilai Kebangsaan

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso (paling kiri) mengingatkan kemerosotan moral ancam nilai nilai kebangsaan


infosumbar.net – Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengingatkan kemerosotan moral ancam nilai nilai kebangsaan karena manusiaa terus membangun peradaban, namun kerap lupa membangun dan mempertahankan moralitas.

“Inilah persoalan umat manusia hari ini, akibatnya dari abad ke abad teknologi makin canggih namun selalu diikuti kemerosotan moral,” kata Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, dalam refleksi akhir tahun menyambut tahun baru 2025, pada Selasa (31/12/2024).

Menurutnya, teknologi selalu memiliki dua sisi, baik dan buruk, baik karena bermanfaat bagi kehidupan umat manusia.

“Namun selalu ada efek negatif karena selalu ada persoalan bagaimana manusia bisa mempertahankan nilai-nilai moral,” kata dia.

Ia mencontohkan saat penemuan mesin uap pada abad 18 melahirkan revolusi industri. Mesin uap tak hanya mempercepat proses produksi tapi juga diikuti ketamakan para pengusaha sehingga menindas kaum buruh.

IKLAN

Menurutnya setali tiga uang dengan ditemukannya pertukaran data melalui internet, yang melahirkan ponsel cerdas. Dengan ponsel itu, pertukaran informasi makin privat dan kian mudah namun diiringi penyebaran pornografi hingga radikalisme agama.

BACA JUGA :   Creative Hub Tanah Datar Diresmikan, Menteri Ekraf Teuku Riefky Apresiasi Potensi Ekonomi Kreatif Daerah

Selai itu perkembangan teknologi menjadi tantangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaannya.

“Nilai kebangsaan adalah nilai-nilai yang melekat pada diri setiap warga negara Indonesia dan menjadi ciri khas kepribadian bangsa. Nilai-nilai kebangsaan kita bersumber dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” papar alumni Teknik Perkapalan ITS dan Newcastle University itu.

Ia pun mengingatkan, budaya Barat yang menjunjung tinggi hak-hak individu tidak selalu selaras dengan nilai-nilai moral bangsa Indonesia

“Bila budaya Barat mengagungkan kebebasan individu dan hak asasi manusia sebagai pondasi, sementara kita di Timur selalu meletakkan kewajiban dan hak sebagai harmoni. Keseimbangan hak dan kewajiban menjadikan bangsa Indonesia memiliki empati tinggi sekaligus jiwa gotong-royong,” tutur KH Chriswanto.

KH Chriswanto pun mengingatkan, tak semua dari budaya global itu merupakan modernisasi, lalu generasi muda menganggapnya sebagai contoh atau teladan. Justru, malah menjebak generasi muda pada sikap hedonisme dan konsumerisme,

BACA JUGA :   Cara Cek Nama Penerima BLT Kemensos Rp 900 Ribu November–Desember 2025, Lengkap dengan Update Terbaru

“Kami mengajak generasi muda menjadikan 2024 sebagai evaluasi diri, untuk melakukan berbagai target yang lebih baik dan progresif pada 2025,” tegasnya.

Sementara Dewan Penasehat DPP LDII KH Edy Suparto menukil sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, bahwa Rasulullah bersabda: “Tidak datang satu zaman kecuali zaman sesudahnya lebih buruk daripada Zaman sebelumnya.”

Ia mengataka tahun yang akan datang akan lebih jelek daripada tahun sebelumnya, dipandang dari sisi agama.

Meskipun perkembangan teknologi yang semakin canggih ini menawarkan segudang manfaat dan kemudahan dalam berkomunikasi, mencari informasi, hingga bertransaksi.

“Tetapi di sisi lain juga menjadi pintu kemaksiatan dan transaksi haram seperti judi online, miras, pornografi, prostitusi, LGBT, narkoba, dan lainnya,” kata dia.

Ia pun mengingatkan gawai menjadi pintu godaan untuk berbuat maksiat. Diawali ingin eksis di dunia maya, tergoda chatting dengan lawan jenis, berakhir dengan perzinahan.

Dimulai dari mencari-cari informasi, tergoda cerita dan tayangan porno. Adapula berawal dari gim daring yang kemudian terbujuk judi online (judol) terjerat pinjaman online (pinjol). Akibatnya, manusia terjerat perbuatan riba.

BACA JUGA :   Agam Dihantam Banjir Bandang, Sawah dan Fasilitas Terdampak

Dari berbagai ilustrasi itu, kita bisa memahami mengapa Rasulullah mengatakan tahun-tahun mendatang selalu menjadi lebih buruk. Sekarang telah terjadi dekadensi moral yang drastis, moral dan akhlak semakin rusak. Dulu dianggap tabu, saat ini dianggap lazim.

“Anak-anak sangat taat, takzim dan berbakti kepada orang tuanya. Sekarang, banyak anak tidak takzim atau tidak berbakti kepada orang tuanya, berani menentang orang tuanya. “Bahkan ada yang sampai membunuh orangtuanya. Seorang murid bahkan berani memukul gurunya, sebaliknya seorang guru pondok pesantren menzinahi santrinya,” keluhnya.

Sementara Ketua DPW LDII Sumatera Barat H Muchfiandi mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua, mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif, untuk introspeksi diri.

Menurutnya, mengadakan pengajian pada akhir tahun, merupakan langkah memperkuat nilai-nilai moral generasi penerus bangsa agar mereka dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT, serta mempersungguh ibadahnya kepada Allah SWT.

“Inilah cara mempertahakan nilai-nilai moral generasi penerus bangsa,” kata dia.

Tags: DPP LDIILDII

Related Posts

Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Salurkan Sembako Bagi Korban Banjir di Sumbar ke Kantor BPBD

Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Salurkan Sembako Bagi Korban Banjir di Sumbar ke Kantor BPBD

27 November 2025
Dua Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Toboh Agam, Satu Masih Hilang

Dua Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Toboh Agam, Satu Masih Hilang

27 November 2025
Delapan Warga Gadih Angik Agam Terjebak Banjir 1,5 Meter, Ada yang Sakit dan Hamil

Delapan Warga Gadih Angik Agam Terjebak Banjir 1,5 Meter, Ada yang Sakit dan Hamil

26 November 2025
Creative Hub Tanah Datar Diresmikan, Menteri Ekraf Teuku Riefky Apresiasi Potensi Ekonomi Kreatif Daerah

Creative Hub Tanah Datar Diresmikan, Menteri Ekraf Teuku Riefky Apresiasi Potensi Ekonomi Kreatif Daerah

25 November 2025
Tanah Bergerak di Ngarai Sianok, Puluhan Warga Dievakuasi

Tanah Bergerak di Ngarai Sianok, Puluhan Warga Dievakuasi

24 November 2025
Setelah Longsor, Palembayan Agam Dihantam Banjir Bandang

Setelah Longsor, Palembayan Agam Dihantam Banjir Bandang

24 November 2025

Berita Terkini

  • All
  • Berita Pilihan
  • Nasional
  • Sumbar

BNPB Mulai Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk Tekan Risiko Banjir dan Longsor

Bencana Cuaca Ekstrem di Agam: 74 Warga Meninggal, 78 Orang Masih Hilang

Paninggahan dan Muaro Pingai Terisolasi, Distribusi Logistik Diangkut Menggunakan Perahu di Danau Singkarak

Update Banjir Sumatera Barat 28 November 2025: 23 Meninggal, 12 Hilang, Ribuan Warga Terdampak di 9 Kabupaten/Kota

Ini Kata Polisi Soal Kecelakaan yang Melibatkan 10 Kendaraan di Sitinjau Lauik

Air Danau Singkarak Meluap, Dipenuhi Tumpukan Kayu dan Sampah

Berita Populer

  • Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Sejumlah Daerah di Sumbar Dilanda Banjir dan Tanah Longsor, Tiga Wilayah Ini Terparah

    508 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Masih Dihantam Hujan, Masyarakat Sumbar Wajib Perketat Kewaspadaan

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Makin Parah! Hujan Tiada Henti Mengguyur Sumbar hingga Saat ini

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satu Terjun ke Jurang Saat Hujan Lebat

    487 shares
    Share 195 Tweet 122
  • Contact
  • Redaksi
  • Visi dan Misi
  • Contact Us
  • About Us
  • Pedoman Media Siber

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022