Padang, (infosumbar) – Nama Sumatera Barat tiba-tiba jadi perhatian publik setelah Softbank mengumumkan niatnya berinvestasi di daerah ini. Hal ini diketahui ketika Representative Director & Chairman Softbank Ken Miyauchi mengumumkan rencana mereka pascapembatalan investasi pada IKN (Ibu Kota Negara) di Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur.
“Informasi dari founder kami, Masayoshi Son, dalam waktu dekat akan ada rencana pengalihan pendanaan proyek pembangunan IKN ke Sumatera Barat,” terang dia, dilansir Reuters, Jumat (11/3) lalu.
Sayangnya, apa bentuk investasi yang akan mereka lakukan di Sumatera Barat juga belum jelas. Ia tak menyebutkan lebih detail soal bentuk investasi yang akan disasarnya di Sumbar. Berita yang dirilis cnn dari reuters itu menyebutkan mengalihkan dana investasi yang tadinya diperuntukkan ke IKN menjadi investasi proyek di Sumatera Barat.
Lalu, bagaimana dengan kesiapan Sumatera Barat? Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Adib Alfikri yang dihubungi infosumbar mengaku sudah mendapat berita tersebut.
“Iya, saya sudah mendapat berita itu. Bahkan gubernur sudah memberikan arahan kepada kami untuk menindaklanjutinya,”kata Adib.
Sebagai langkah awal, ia mengaku akan mencoba mambangun komunikasi dengan BPKM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) di Jakarta. Ia berharap ada pintu awal untuk melanjutkan komunikasi agar mereka bisa mendapatkan titik terang soal kesempatan ini.
“Selama ini softbank kan komunikasinya dengan pusat. Jadi langkah awalnya ya dengan pusat dulu sebelum kami progres lebih lanjut,”sebutnya.
Adib sendiri mengaku juga belum tahu apa bentuk investasi softbank di Sumatera Barat. Ia menilai softbank menyebut Sumatera Barat sebagai sasaran investasinya setelah urung ke IKN karena mereka melihat upaya pemerintah daerah yang memang tengah gencar melakukan upaya mendatangkan investor ke daerah.(*)








