infoSumbar
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA
No Result
View All Result
infoSumbar
No Result
View All Result

Kasus Temperan Terjadi Lagi, Kepala BTP Kelas II Padang: Jalur Kereta Api Bukan Area Publik

07 Oktober 2024 - 13:23 WIB
in Berita Pilihan, Sumbar
Adril MYby Adril MY
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Twitter
Kasus Temperan Terjadi Lagi, Kepala BTP Kelas II Padang: Jalur Kereta Api Bukan Area Publik

Warga duduk di rel kerata api rentan membahayakan diri sendiri/Humas BTP


infosumbar.net – Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang Hendrialdi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di ruang manfaat jalur kereta api.

Ruang itu, yakni, jalan rel dan bidang tanah di kiri dan kanan jalan rel, serta kiri, kanan, atas, bawah yang digunakan untuk konstruksi jalan rel, penempatan fasilitas operasional kereta api dan bangunan pelengkap lainnya.

Hal ini disampaikan Hendrialdi terkait akibat kejadian temperan dengan Kereta Api Fajar Utama jurusan Pasar Senen-Solo yang terjadi di Karawang yang menewaskan empat warga sekitar,
pada Minggu (22/9) pagi.

BACA JUGA :   Akui Kekuatan Jaringan Denny Abdi, Menlu Sugiono Berikan Dukungan

Ia juga menambahkan lagi kasus temperan dengan kereta api di Sumatera Barat juga masih sangat tinggi baik dengan kendaraan maupun pejalan kaki.

“Turut berduka cita dengan kejadian temperan yang terjadi di Karawang beberapa saat lalu, tentu kejadian ini diharapkan tidak akan pernah terjadi lagi dengan tidak melakukan aktivitas apapun di jalur kereta api termasuk jalur aktif maupun jalur non aktif yang ad di Sumbar,” ujar Hendrialdi melalui siaran pers yang diterima infosumbar.

IKLAN

Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa aktivitas yang dilakukan di jalur kereta maupun di ruang manfaat jalur lainnya seperti tidak hanya akan merugikan diri sendiri tapi juga akan berisiko mengganggu perjalanan kereta api, sedangkan kereta api sudah berada di jalurnya sendiri.

BACA JUGA :   Longsor di Tiga Titik, Jalur Sicincin-Malalak Ditutup

“Semua sudah ada Undang-undangnya. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 181 Ayat (1) sudah jelas menyebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di jalur kereta api, memindahkan barang di atas rel, ataupun menggunakan jalur KA untuk kegiatan lain selain angkutan kereta api,” lanjutnya.

Sedangkan Pasal 199 menyatakan siapapun yang berada di jalur kereta api tanpa izin atau menggunakan jalur untuk kegiatan lain yang mengganggu, dapat dikenakan hukuman penjara maksimal tiga bulan atau denda maksimal Rp15 juta. Aturan ini tidak berlaku bagi petugas yang memiliki surat tugas dari penyelenggara prasarana perkeretaapian.

BACA JUGA :   Pria 56 Tahun di Pulau Makan Ditangkap Polisi atas Dugaan Pencabulan Anak

“Sekali lagi saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di jalur kereta api, jika melintas di perlintasan kereta api juga harus menerapkan ‘Berteman’ dengan berhenti dulu sebentar, tengok kiri-kanan, setelah aman lalu berjalan. Dengan meningkatkan kesadaran dalam diri masing-masing seperti ini, insyaallah bisa menekan angka kecelakaan dengan kereta api,” tukasnya. (Humas BTP Padang)

Tags: Balai Teknik Perkeretaapian Padangbtp kelas II padangKasus TemperanKecelakaan Kereta Api

Related Posts

Rakor dan Evaluasi Percepatan Penanganan Darurat Bencana Kota Padang Bahas Efektivitas Pemulihan Pascabencana

Rakor dan Evaluasi Percepatan Penanganan Darurat Bencana Kota Padang Bahas Efektivitas Pemulihan Pascabencana

29 November 2025
Indra Dt Rajo Lelo Salurkan Bantuan Athari Gauthi Ardi Peduli di Berbagai Titik Pengungsian Kota Padang

Indra Dt Rajo Lelo Salurkan Bantuan Athari Gauthi Ardi Peduli di Berbagai Titik Pengungsian Kota Padang

29 November 2025
PLN UID Sumatera Barat Percepat Recovery Pascabencana, Pulihkan 68% Listrik Rakyat Terdampak Banjir & Longsor

PLN UID Sumatera Barat Percepat Recovery Pascabencana, Pulihkan 68% Listrik Rakyat Terdampak Banjir & Longsor

29 November 2025
Polda Sumbar Salurkan Bantuan Besar untuk Lima Daerah Paling Terdampak Bencana

Polda Sumbar Salurkan Bantuan Besar untuk Lima Daerah Paling Terdampak Bencana

29 November 2025
Irjen Gatot Tri Suryanta: Tidak Ada Libur, Seluruh Personel Dikerahkan Tangani Banjir

Irjen Gatot Tri Suryanta: Tidak Ada Libur, Seluruh Personel Dikerahkan Tangani Banjir

29 November 2025
Lebih dari Sepuluh Ribu Warga Padang Pariaman Masih Terisolasi

Lebih dari Sepuluh Ribu Warga Padang Pariaman Masih Terisolasi

29 November 2025

Berita Terkini

  • All
  • Berita Pilihan
  • Nasional
  • Sumbar

Rakor dan Evaluasi Percepatan Penanganan Darurat Bencana Kota Padang Bahas Efektivitas Pemulihan Pascabencana

Indra Dt Rajo Lelo Salurkan Bantuan Athari Gauthi Ardi Peduli di Berbagai Titik Pengungsian Kota Padang

PLN UID Sumatera Barat Percepat Recovery Pascabencana, Pulihkan 68% Listrik Rakyat Terdampak Banjir & Longsor

Polda Sumbar Salurkan Bantuan Besar untuk Lima Daerah Paling Terdampak Bencana

Irjen Gatot Tri Suryanta: Tidak Ada Libur, Seluruh Personel Dikerahkan Tangani Banjir

Lebih dari Sepuluh Ribu Warga Padang Pariaman Masih Terisolasi

Berita Populer

  • Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    Berikut Nama nama Korban Banjir Bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang yang Telah Berhasil Dievakuasi

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Sejumlah Daerah di Sumbar Dilanda Banjir dan Tanah Longsor, Tiga Wilayah Ini Terparah

    509 shares
    Share 204 Tweet 127
  • Masih Dihantam Hujan, Masyarakat Sumbar Wajib Perketat Kewaspadaan

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Makin Parah! Hujan Tiada Henti Mengguyur Sumbar hingga Saat ini

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Satu Terjun ke Jurang Saat Hujan Lebat

    487 shares
    Share 195 Tweet 122
  • Contact
  • Redaksi
  • Visi dan Misi
  • Contact Us
  • About Us
  • Pedoman Media Siber

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • EKONOMI & BISNIS
    • TEKNO & SAINS
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
  • SUMBAR
    • PADANG
    • SOLOK RAYA
    • AGAM – BUKITTINGGI
    • PARIAMAN LAWEH
  • GAYA HIDUP
    • OTOMOTIF
    • MUSIK
    • HIBURAN
    • KOMUNITAS
    • KULINER
    • WISATA
    • KESEHATAN
  • SERBA SERBI
    • BUDAYA & SENI
    • FOTO
    • PROFIL
    • EVENTS
      • SEMINAR
      • SENI & BUDAYA
      • LOMBA
      • MUSIK
    • VIDEO
    • DIREKTORI
  • ARTIKEL
  • INFOSUMBARPEDIA
  • LOWONGAN KERJA

Website ini diterbitkan oleh PT Infosumbar Media Kreasi | © 2010 - 2022